Resmi Devinitif, Ini Pesan Sekwan Niklas Silangen Kepada Awak Media

DEPROV,UpdateSulut — Sekretaris DPRD (Sekwan) Sulawesi Utara (Sulut) definitif, Weliam Niklas Silangen, S.Sos.MSI langsung bergerak cepat merangkul insan pers. Usai resmi dilantik oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus pada Selasa malam lalu, Silangen menggelar pertemuan resmi sekaligus acara syukuran bersama wartawan yang bertugas di pos liputan dewan, Kamis , 9 Juli 2026 diruang rapat serbaguna.

​Dalam pertemuan tersebut, Niklas Silangen menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas dukungan serta motivasi yang selama ini diberikan oleh para kuli tinta selama dirinya bertugas di lingkungan Sekretariat DPRD Sulut.

​“Jabatan ini merupakan amanah dari Pak Gubernur atas berkat Tuhan. Tugas ini tentu tidak lepas dari dukungan dan doa dari teman-teman wartawan sekalian,” ujar Silangen, yang saat itu didampingi oleh Kepala Sub Bagian (Kasub) Analis Kebijakan Muda, Justman Entjaurau, ST. Komitmen Keterbukaan Informasi dan Ruang Diskusi.

Silangen menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi yang lebar bagi awak media guna membangun hubungan kemitraan yang lebih erat. Ia berharap sinergitas yang telah terbangun selama ini dapat terus ditingkatkan demi keterbukaan informasi publik.

​Lebih lanjut, ia meminta para jurnalis tidak sungkan untuk memberikan masukan kritis atau mengingatkan jajaran Setwan jika ditemukan adanya mekanisme kerja yang dinilai kurang tepat.

​Pintu Komunikasi Terbuka: Pintu ruangan Sekwan selalu terbuka untuk diskusi tatap muka.

​Akses Fleksibel: Komunikasi dan koordinasi bisa dilakukan kapan saja, termasuk melalui pesan WhatsApp.

​Dirinya pun mengajak para insan pers aktif mengingatkan Setwan jika ada hal yang tidak sesuai mekanisme.

​“Kami tetap meminta kerja sama dari teman-teman media. Jika ada hal yang menurut teman-teman tidak sesuai mekanisme, tolong langsung ingatkan kami,” tegasnya.

​Dalam kesempatan yang sama, Silangen juga merespons secara transparan keluhan awak media terkait keterlambatan realisasi anggaran publikasi. Ia menjelaskan bahwa kendala tersebut murni bersifat teknis akibat adanya penyesuaian regulasi terbaru dari pemerintah pusat.

​Menurutnya, penyesuaian ini sangat krusial agar seluruh administrasi keuangan aman saat menghadapi pemeriksaan internal maupun dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

​“Sebenarnya sejak awal tahun semua program mau dijalankan. Namun tiba-tiba ada edaran baru yang mau tidak mau harus kita sesuaikan… Kita harus menjaga agar semua aman dan nyaman di akhir tahun anggaran nanti,” jelas Silangen.

​Ia memastikan seluruh tahapan administrasi tetap berjalan sesuai mekanisme, dan hak-hak media akan dibayarkan secara bertahap tanpa ada yang terlewatkan.

​Mengingat sumber anggaran Setwan berasal dari kas daerah, Silangen menitipkan pesan agar media juga memberikan porsi pemberitaan yang proporsional terkait capaian dan prestasi program pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut.

​Sebagai penutup, ia mengimbau seluruh wartawan pos liputan DPRD Sulut untuk selalu mengedepankan Kode Etik Jurnalistik (KEJ), terutama dalam melakukan konfirmasi dan klarifikasi langsung kepada anggota maupun pimpinan dewan terkait isu-isu krusial.

​“Beritakanlah hal-hal terbaik dari lembaga ini. Jika ada statement atau pembahasan yang butuh klarifikasi, tolong tanyakan langsung kepada anggota atau pimpinan dewan yang bersangkutan. Pintu ruangan saya pun dari dulu selalu terbuka untuk teman-teman semua demi komunikasi yang sehat,” pungkasnya.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *