Raih Opini WTP 12 Kali Secara Beruntun, Gracia Oroh Apresiasi Keberhasilan Gubernur Sulut Yulius Selvanus

DEPROV,UpdateSulut — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wagub Victor Mailangkay mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pembinaan dan Pengembangan Hukum Pemeriksaan Keuangan Negara RI, Akhmad Anang Hernady, S.H., C.L.A.,CFRA, CSFA,certda, Cila dalam sambutannya, Selasa (02/06/2026) pagi.

Hal ini pun mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Sulut Gracia Yubelina Oroh. Apresiasi tersebut disampaikan srikandi Partai Gerindra ini kepada wartawan usai rapat paripurna.

Menurut Gracia, torehan WTP yang ke-12 kalinya ini merupakan bukti nyata dari komitmen, kerja keras, serta transparansi yang ditunjukkan oleh jajaran pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dalam mengelola keuangan negara.”Pencapaian WTP 12 kali berturut-turut bukanlah hal yang mudah. Ini mencerminkan kedisiplinan yang tinggi, tata kelola keuangan yang bersih, serta akuntabilitas yang terjaga dengan baik.

Kami dari Fraksi Gerindra memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pak Gubernur Yulius Selvanus dan seluruh jajaran Pemprov,” ujar Gracia.

Legislator berdarah Minahasa ini mengingatkan bahwa predikat WTP bukan berarti pengelolaan keuangan sudah sepenuhnya sempurna tanpa cela. Biasanya, BPK RI tetap menyertakan sejumlah catatan dan rekomendasi strategis yang harus ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dalam tenggat waktu yang ditentukan.

Sebagai wakil rakyat yang mengemban fungsi pengawasan, Gracia menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat catatan-catatan rekomendasi dari BPK RI tersebut agar segera dituntaskan oleh pihak eksekutif.”Opini WTP adalah prestasi, namun catatan rekomendasi dari BPK adalah pekerjaan rumah yang wajib diselesaikan. Sebagai wakil rakyat, saya pribadi dan bersama Fraksi Gerindra memastikan akan mengawal serta mengawasi implementasi dari rekomendasi BPK tersebut.

Kami ingin memastikan setiap rupiah uang rakyat digunakan secara tepat sasaran dan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *