DEPROV,UpdateSulut — Keluarga besar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali menggelar ibadah oikumene rutin awal minggu yang dilaksanakan di ruang paripurna kantor DPRD Sulut pada Senin (29/06/2026). Ibadah yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh pimpinan, anggota dewan, serta jajaran sekretariat DPRD Sulut, cleaning service.
Ibadah kali ini dipimpin oleh Pdt. Aldrin Abraham Mamudi, Gembala GPdI Lembah Pujian Malalayang, yang membawakan perenungan firman Tuhan yang diambil dari kitab 2 Tesalonika dan Filipi 1:7.
Dalam khotbahnya, Pdt. Aldrin Abraham Mamudi menekankan bahwa ukuran kedewasaan rohani seseorang untuk menjadi warga Kerajaan Allah seringkali diuji melalui penderitaan dan tantangan hidup.
”Kita sering berada di kondisi yang tidak enak, bahkan mengalami kekecewaan dari orang-orang terdekat atau teman. Namun, seperti jemaat di Filipi dalam Filipi 1:7, penderitaan bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses pembentukan iman,” ungkap Pdt. Aldrin.
Wakil Ketua DPRD Sulut, Royke Reynald Anter hadir dan memberikan sambutan resmi. Turut mendampingi dalam ibadah tersebut, Anggota DPRD Sulut, Inggried J.N.N. Sondakh Jeane Lalujan, Royke Roring, Pricilya Rondo dan Paula Runtuwene.
Dalam sambutannya, Royke Anter menyampaikan rasa syukur atas konsistensi pelaksanaan ibadah setiap hari Senin sebagai pondasi rohani dalam memulai aktivitas kerja sepekan.
”Kita boleh beribadah hari ini semata-mata karena perkenanan Tuhan. Firman Tuhan dari 2 Tesalonika ini akan menuntun kita di sepanjang minggu berjalan. Kita diajak untuk selalu mengucap syukur dan berdoa setiap hari saat bangun pagi, baik dalam suka maupun saat menghadapi pergumulan. Jika ada pergumulan, itu tandanya kita sedang dibentuk oleh Tuhan,” ujar Royke.
Royke juga mengingatkan seluruh jajaran DPRD Sulut untuk mengimplementasikan firman Tuhan dalam tugas pelayanan kepada masyarakat.
”Mari kita pegang prinsip, Doakan apa yang dikerjakan, dan kerjakan apa yang didoakan. Melalui firman hari ini, mari kita praktekkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Wakil Ketua DPRD menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pelayanan ibadah tersebut.
”Terima kasih kepada Pdt. Aldrin, rekan anggota dewan Iserta seluruh petugas ibadah. Ibadah setiap Senin ini harus terus berjalan, ada maupun tidak ada anggota dewan yang hadir secara fisik, karena kita semua butuh diingatkan oleh firman Tuhan. Kita perlu saling kase-kase inga (saling mengingatkan) untuk kebaikan bersama,” kunci legislator cerdas tersebut.
Ibadah oikumene ini diakhiri dengan doa berkat untuk tugas dan tanggung jawab DPRD Sulut dalam mengawal aspirasi masyarakat sulut sepanjang minggu ini.


















