Bahas KUA-PPAS 2027, Amir Liputo Ingatkan TAPD Perihal Janji PLN Mengatasi Masalah Listrik Di Pulau Pulau Kecil Di Sulut

DEPROV,UpdateSulut — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Pembahasan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran (TA) 2027 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sulut. Jumat (7/8/26)

Dalam pembahasan tersebut Anggota Banggar Amir Liputo meminta kepada pemerintah provinsi sulut agar melakukan pendekatan kepada pemerintah pusat terkait dengan pemeliharaan kapal Nirmala.

Menurut Liputo, biaya pemeliharaan yang mencapai 1,6 Miliar ini dinilai sangat membebani fiskal daerah.

“Memohon pendekatan kepada pemerintah pusat terhadap beban pemeliharaan kapal Nirmala. Ini ada beban kurang lebih 1,6 M membayar ABK sekitar 800 juta lebih dan lain,” jelas Liputo

Kata Liputo, kapal terebut merupakan hibah pemerintah pusat tapi kemudian dibebankan kepada kita.

“Sementara menurut kadis perhubungan sementara penjajakan untuk pihak ketiga. Sambil menunggu itu maka kita yang harus membiayai. Nah ini perlu negosiasi dengan pemerintah pusat, artinya dana pusat sudah dipotong ke kita terus pemeliharaan barang milik kemenhub yang diberikan kepada kita harus dilakukan. Ini perlu diberikan catatan siapa tahu pemerintah pusat dapat memperhatikan biaya pemeliharaanya,” jelasnya.

Hal lain terangkat dalam pembahasan tersebut yakni terkait beberapa usulan dari Dinas ESDM Sulut perihal pengadaan baik pengadaan kendadaan maupun pengadaan gedung.

“Untuk ESDM ada beberapa usualan catatan yang menurut kami belum perlu dilakukan karena penilaian kami membebani anggaran. Kami sepakat di komisi III seluruh pengadaan apakah kendaraan gedung dan sebagainnya dalam kondisi seperti ini mohon maaf kami belum bisa akomodir karena menyangkut pembiayaan keuangan kita,” tegasnya.

Liputo juga mengingatkan kepada sekprov selaku ketua TAPD agar supaya mengawal listrik di sulut sebagaimana yang telah dijanjikan oleh PLN .

“Catatan terakhir untuk ESDM, kami mohon untuk mengawal listrik di sulut bersama PLN sebagaimana janji dari PLN agustus ini akan ada hadiah bagi masyarakat sulut yaitu lampu lampu di pulau pulau yang belum menyala 24 jam pada agustus 2026 ini semuanya akan menyala 24 jam. Kami berharap dapat dikawal oleh ESDM sehingga kehadiran kita dan kehadiran pemerintah benar benar dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *