MINUT,UpdateSulut – Dalam rangka membahas langkah konkret pengendalian inflasi di daerah tahun 2023, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) mengikuti secara daring, Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi, bertempat di Ruang Multimedia LT3 Kantor Bupati, Senin (30/1/2023).
Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI bersama Badan Pusat Statistika dan Badan Pangan Nasional. Dan diikuti oleh seluruh Gubernur dan Bupati/Walikota se-Indonesia.

Menteri Dalam Negeri Mohammad Tito Karnavian membuka kegiatan sekaligus membawakan sambutan, dalam sambutannya Mendagri menyampaikan bahwa salah satu yang menjadi permasalahan global di Negara Indonesia terjadi akibat tingginya faktor ekonomi dan inflasi.
Adapun yang menjadi fokus dalam rapat tersebut adalah urusan pertanian, perdagangan, keuangan, sosial, perhubungan, ESDM, serta perencanaan pembangunan.
“Angka inflasi nasional sangat ditentukan dari kerja pemerintah pusat dan seluruh pemerintah daerah. Sehingga peran pemerintah daerah sangatlah penting,” ujar Mendagri.

Dijelaskan Tito Karnavian, di bulan November inflasi terdapat penurunan sedikit sampai 5,42 persen namun diakhir tahun data dari BPS merilis angka kenaikan sedikit mencapai 5,51 persen.
Adapun langkah-langkah Badan Pangan Nasional (BPN) dalam penguatan cadangan pangan nasional yaitu dengan mengoptimalkan kinerja Bulog untuk menyerap gabah/beras petani serta penerbitan regulasi pendukung penguatan cadangan pangan pemerintah.
“Sehingga dengan ditetapkannya regulasi berupa Perpres 125/2022, dan Perbadan 15/2022 BUMN Pangan bersama BPN, penguatan cadangan pangan pemerintah setidaknya menjadi lebih stabil,” jelasnya
Untuk itu, Pemerintah berharap di tahun 2023 bisa meningkatkan anggaran dan bisa memperkuat jumlah kasturit diberbagai wilayah agar inflasi dapat dikendalikan sesuai rencana.


















