Hearing Bersama Dikda Sulut, Ini Yang Disampaikan Royke Anter 

MANADO,UpdateSulut — Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Royke Anter memberi apresiasi terkait dengan Wacana pembangunan sekolah baru di Kota Manado

Meski demikian, Anter mengingatkan agar pembangunan fasilitas pendidikan tidak hanya terpusat di wilayah Manado bagian Selatan, melainkan juga menyentuh Manado bagian Utara yang dinilai masih kekurangan sekolah dengan sarana dan prasarana memadai.

Menurut Royke Anter, persoalan ini menjadi semakin penting menyusul terjadinya penumpukan peserta dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sejumlah sekolah favorit di kawasan Manado Selatan.

“Saya sangat senang kalau ada pembangunan sekolah. Namun yang sangat disayangkan, pembangunannya lebih banyak di daerah selatan saja. Padahal di Manado Utara masih minim sekolah setingkat SMA maupun SMK yang memiliki fasilitas lengkap,” ujar Anter saat RDP bedsama Dikda Sulut, Senin (22/6/26) siang

Royke menegaskan bahwa pandangannya bukan untuk mendiskriminasi wilayah tertentu, melainkan sebagai dorongan agar akses pendidikan berkualitas dapat dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat Kota Manado.

Ia menilai kehadiran sekolah unggulan di Manado bagian Utara dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kepadatan pendaftar di sekolah-sekolah tertentu sekaligus memberikan lebih banyak pilihan bagi siswa yang tinggal di wilayah tersebut.

“Harapan kami, adanya sekolah unggulan di Manado bagian Utara bisa menjadi solusi atas persoalan yang selama ini dihadapi pemerintah,” katanya.

Selain itu, Wakil Rakyat Dapil Kota Manado ini juga menyoroti pentingnya pemerataan fasilitas pendidikan di Sulut, khususnya di Kota Manado. Menurutnya, pembangunan sektor pendidikan tidak hanya diukur dari jumlah sekolah yang berdiri, tetapi juga dari distribusi kualitas infrastruktur, tenaga pendidik, hingga akses yang setara bagi seluruh peserta didik.

Dengan pemerataan tersebut, diharapkan tidak lagi terjadi konsentrasi pendaftar di beberapa sekolah tertentu, sementara wilayah lain masih mengalami keterbatasan fasilitas pendidikan yang memadai.

Adapun data yang diperoleh 2 satuan pendidikan unggulan yang Pendaftarnya Melebihi Kuota Daya Tampung Per 21 Juni 2026 pukul 20.00 WITA.

SMA Negeri 9 Manado, total kuota 602, total pendaftaran 797, selisih 195

SMA Negeri 1 Manado, total kuota 566, total pendaftaran 741, selisih 175

Data tersebut menunjukkan bahwa minat calon peserta didik terkonsentrasi pada sejumlah sekolah favorit sehingga jumlah pendaftar melampaui kapasitas yang tersedia dan kedua sekolah tersebut ada di Manado bagian Selatan.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *