Dihadiri Ketum PP Pertina, Hendra Jacob Resmi Nahkodai Ketua Pertina Sulut

MANADO,UpdateSulut — Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulawesi Utara (Sulut) akhirnya resmi digelar di Hotel Swissbell Manado, Sabtu (6/6/26) siang. Musprov dihadiri langsung Ketua Umum Pertina periode 2025–2029 Hillary Brigitta Lasut.

Dalam pelaksanaan Musprov tersebut, Hendra Jacob resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pertina Sulut periode 2026–2030 menggantikan Ketua Pertina Sulut sebelumnya dr. Fransiscus Andi Silangen.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PP Pertina Hillary B. Lasut menyampaikan, yang namanya proses organisasi di Sulawesi Utara harus berjalan secara demokratis dan sesuai dengan harapan.

“Sejak saya terpilih sebagai Ketua Umum Pertina Pusat saya tidak ingin cawe cawe di sulut. Tapi kali ini dengan adanya Musprov dan perkenalan baik juga dengan ketua yang baru saya berharap komunikasi antara Pengprov dan PP Pertina dapat jauh lebih baik dari hari kemarin,” kata Hillary.

Anggota DPR RI ini juga mengatakan sejak dirinya masuk sebagai ketua umum PP Pertina banyak dinamika yang dirasakan olehnya. Namun hal tersebut baginya merupakan sebuah tantangan.

“Yang saya rasakan ketika pertama kali menjadi ketua umum PP pertina, saya kaget karena memang di Pertina ini ada banyak memang dinamika yang baru diketahui sekarang setelah berada didalamnya. Nah makanya setelah saya melihat dinamika ini saya merasa tertantang dan sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua terpilih Pertina Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Hendra Jacob dalam sambutannya mengatakan, Pertina sulut harus berani bertransformasi untuk menghadapi tantangan zaman kedepan.

“Diera modern saat ini tidak cukup pembinaan atlit itu hanya mengadalkan bakat Kita membutuhkan kaidah kaidah yang ilmiah dan sistematis. Untuk itu kami tegaskan kami akan melakukan program pelatihan atau pembinaan atlit sejak usia dini dengan kegiatan kegiatan yang bersifat kontinue,” tegas HJ sapaan akrabnya.

Menurut HJ, sebagaimana Filsus yunani mengatakan bahwa, sesuatu yang mengalir dan berubah, dunia olah raga juga pun terus berubah. Kompetisi semakin ketat, prestasi semakin tinggi, tuntutan profesi semakin besar kalau tidak berubah kita akan tertinggal.

“Oleh karena itu, saya mengajak Pertina sulut harus menjadi adaptif, progresif dan responsif terhadap tantangan perkembangam zaman. Tidak ada lagi perpecahan,” kata HJ.

HJ juga menyadari bahwa kemajuan pertina sulut tidak dapat ditanggung oleh satu orang atau satu kelompok saja, melainkan harus secara bersama-sama secara gotong royong agar organisasi dapat berjalan sesuai harapan.

“Sebagaimana diwariskan oleh nenek moyang kita, kebudayaan gotong royong sudah mengajarkan kekuatan terbesar adalah kolaborasi, pengurus pelatih atlit pengusaha, media dan masyarakat harus mampu berjalan bersama dalam satu visi. Jika semua elwmen ini bersatu tidak ada lagi cita cita yang terlalu tinggi untuk kita gapai,” tandas HJ yang juga merupakan sosok pengusaha di sulut ini.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *