MINUT,UpdateSulut – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) melaksanakan Pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Apel Akbar Badan Adhoc Dalam Pemilu Serentak 2024, bertempat di Pendopo Kantor Bupati Minut, Selasa (24/1/2023).
Sebanyak 393 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Minut di lantik yang tersebar di 125 desa dan 6 Kelurahan serta dihadiri langsung Bupati Minahasa Utara Joune Ganda.

Dalam sambutannya, Bupati Minut Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P.,MSi M.M. mengatakan Sebagai pemerintah kita akan terus mendorong dan mendukung setiap upaya menegakkan proses demokrasi yang sudah diamanatkan oleh Undang-Undang.
“Kalaupun nantinya ada riak-riak, kita harus mampu menegakkan aturan dengan mengedepankan prinsip Pemilu yang jujur dan adil,” ujar Bupati.
Untuk itu, diharap agar PPS sebagai ujung tombak dalam melaksanakan tugas harus benar-benar teliti, sehingga tidak menimbulkan permasalahan.

Sementara, Ketua KPU Minut Hendra Lumanauw pada sambutannya mengungkapkan, saat ini telah di lantik 393 PPS untuk bekerja di 131 desa/kelurahan yang tersebar di 10 kecamatan. Nantinya PPS akan membentuk KPPS di masing-masing desa/kelurahan.
“PPS adalah perpanjangan tangan PPK. PPS yang baru terbentuk akan mengikuti amanah dari perundang-undangan. Untuk itu, segeralah beradaptasi dengan kerja sebagai penyelenggara,”jelas Lumanauw
Sebab, KPU adalah lembaga pelayan yang melayani. Dua hal objek besar yang harus dilayani, yakni Peserta Pemilu yakni 24 partai politik yang terbagai dari 18 parpol nasional dan 6 parpol dari Aceh. Oleh sebab itu, PPS dan PPK harus memberikan pelayanan dengan seadil-adilnya.
Ditambahkan Lumanauw, bahwa KPU khususnya PPS yang baru dilantik saat ini, KPU adalah lembaga hirarki, bersifat nasional dan mandiri. “Kedepankan namanya, Koordinasi, Komunikasi dan Konsultasi,”
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua KPU Minut Hendra Lumanauw, Komisioner Stella Runtu, Darul Halim, Dikson Lahope, Robby Manoppo dan Sekretaris Ariesto Matantu, disaksikan Ketua Bawaslu Simon Awuy, Bupati Joune Ganda, Kajari Yohanes Priyadi, Ketua PN Juply Pansariang, Wakapolres Daniel Korompis, Kodim Bitung dan Manado, sejumah kepala OPD serta Rohaniawan dan PPK.


















