MINUT,UpdateSulut – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) bersama Yayasan Indonesia Biru sebagai Mitra PT. Minahasa Permai Resort Development (MPRD) melakukan penghijauan drainase di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang di Pantai Besar Pulisan, hari ini, Sabtu (30/07/22) pagi.
Kegiatan penghijauan drainase di KEK Likupang ini diinisiasi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, BBA. MBA.
Menparekraf menyebutkan bahwa penanaman pohon ini super penting karena pohon adalah bagian yang tidak terpisahkan dari ecotourism dan menjadi salah satu program unggulan yaitu mereduksi emisi karbon 50% dari 8% total menjadi 4% yang dari sektor parekraf di tahun 2035.

“Menparekraf sangat mendukung dan dalam kegiatan ini juga diberikan kesempatan untuk menanam eboni atau kayu hitam,” tutur Sandiaga Uno.
Sementara dalam kesempatan ini, Bupati Minut. Joune J.E. Ganda, SE, MAP juga menambahkan bahwa telah diketahui bersama jika membangun infrastruktur pasti ada yang dikorbankan yaitu lingkungan.
“Seperti halnya, Pembangunan jalur air di Pulisan mengakibatkan pohon-pohon disekitar ditebang maka oleh karena itu setelah selesai dibangun dilakukan reboisasi atau penanaman pohon kembali agar kembali teduh dan sejuk,” ujar Joune Ganda
Hadir mendampingi, Asisten II. Drs. Allan Mingkid, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Pariwisata dan Camat Likupang Timur.


















