Mengagendakan Kesimpulan, Sidang Gugatan Wenny Lumentut Kembali Bergulir

TONDANO,UpdateSulut –Sidang perdata dengan Nomor Perkara 380/Pdt.G/2022 yang diajukan oleh Penggugat Wenny Lumentut lewat Kuasa Hukumnya Heivy Mariska Agustina Mandang SH, melawan para tergugat Jolla Jouverzine Benu sebagai tergugat I, Willem Potu tergugat II, Olfie Liesje Suzana Benu tergugat III, Badan Pertanahan Nasional Kota Tomohon, turut tergugat I, Petricks Patiasina SH turut tergugat II, Tessar Brandy Soewarno turut tergugat III, Lurah Talete Satu sebagai turut tergugat IV, Lurah Talete Dua tergugat V, kembali digelar oleh Pengadilan Negeri Tondano, Rabu (18/10/23) siang, dengan agenda kesimpulan.

Pantauan media ini sidang dihadiri oleh Penggugat, Tergugat I dan III melalui kuasa hukum masing masing serta turut tergugat I BPN yang menyampaikan kesimpulan kepada Hakim sementara tergugat II Willem Potu tak hadiri persidangan.

Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Nurdewi Sundari SH, MH didampingi dua Hakim Anggota Dominggus Adrian Puturuhu SH, Steven Walukouw SH dan Panitera Pengganti (PP) Endah Dewi Lestari Usman SH.

Kuasa Hukum Penggugat, Heivy Mandang dalam rilisnya kepada wartawan menyampaikan sejumlah kesimpulan, yakni ;

Bahwa berdasarkan bukti-bukti surat maupun keterangan saksi-saksi yang diajukan oleh Penggugat, maka kami selaku Kuasa Hukum Penggugat menyimpulkan sebagai berikut :

1. Bahwa Penggugat dapat mempertahankan dalil-dalil gugatannya karena telah jelas dan nyata dihubungkan dengan bukti surat dan saksi-saksi yang diajukan oleh Penggugat dalam persidangan, telah dapat membuktikan bahwa bidang tanah objek sengketa yang terletak di Kelurahan Talete Dua Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon adalah milik sah Penggugat.

2. Bahwa berdasarkan fakta persidangan telah terbukti bahwa Penggugat adalah selaku pemilik sah atas bidang tanah objek sengketa yang terletak di di Kelurahan Talete Dua Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon.

3. Bahwa sebagaimana keterangan saksi – saksi yang diajukan oleh Penggugat (dibawah sumpah) didepan persidangan menerangkan bahwa para saksi mengenal Penggugat, dan mengetahui bahwa Penggugat memiliki beberapa bidang tanah yang berbatasan langsung dan merupakan satu hamparan yang terletak di Kelurahan Talete Dua Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon, dimana sebelum dikuasai dan ditempati oleh Penggugat, dimana bidang – bidang tanah yang dimiliki dan dikuasai oleh Penggugat tersebut, sebelumnya adalah merupakan milik orang tua Para saksi yang kemudian dijual kepada Penggugat dan sampai saat ini dalam penguasaan Penggugat.

4. Bahwa sebagaimana fakta persidangan dihubungkan dengan Pemeriksaan Setempat (PS) terhadap bidang tanah objek sengketa yang dilaksanakan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tondano yang memeriksa perkara a quo, maka dapatlah diperoleh fakta hukum bahwa sampai saat ini bidang tanah objek sengketa ada dalam penguasaan Penggugat.

5. Bahwa berdasarkan fakta yang terungkap dalam persidangan dihubungkan dengan bukti surat serta saksi – saksi yang telah diajukan Penggugat dalam persidangan serta fakta dilapangan pada saat dilaksanakan Pemeriksaan Setempat (PS) yang saling bersesuaian dihubungkan dengan bidang tanah objek sengketa, maka dapatlah ditarik satu kesimpulan bahwa Penggugat dapat membuktikan dalil-dalil Gugatannya serta telah memenuhi kaidah legalistic formal sehingga sangat memiliki kekuatan pembuktian yang meyakinkan dan sempurna, dan oleh karena itu sangat meyakinkan untuk menyimpulkan bahwa Penggugat adalah selaku pemilik yang sah atas bidang tanah objek sengketa yang terletak di Kelurahan Talete Dua Kecamatan Tomohon tengah.

6. Bahwa sebagaimana fakta yang terungkap dalam persidangan dihubungkan dengan bukti surat maupun keterangan saksi-saksi yang diajukan oleh Tergugat I maupun Tergugat III, membuktikan bahwa bidang tanah yang diakui Tergugat I sebagai miliknya sesuai SHM No. 313/2013/Kel. Talete Satu, terduduk dan terletak di Kelurahan Talete Satu, sedangkan bidang tanah yang dikuasai dan ditempati oleh Penggugat terduduk dan terletak di Kelurahan Talete Dua, dimana kedua Kelurahan tersebut masing-masing memiliki administrasi dan wilayah pemerintahan yang berbeda, sehingga dengan demikian membuktikan bahwa Tindakan Tergugat I yang menyuruh Tergugat II untuk memasang Plang yang bertuliskan tanah ini milik Tergugat I, yang dipasang dan/atau ditancapkan diatas bidang tanah milik Penggugat yang terletak di Kelurahan Talete Dua jelas adalah Perbuatan Melawan Hukum.

7. Bahwa sebagaimana fakta yang terungkap dalam persidangan baik melalui bukti surat maupun saksi-saksi yang telah diajukan oleh Penggugat, serta hal-hal yang telah Penggugat uraikan yang kemudian telah pula disimpulkan diatas, maka telah nyata Penggugat dalam perkara a quo dapat membuktikan dan mempertahankan dalil-dalil posita maupun petitum sebagaimana gugatan Penggugat, sehingga dan oleh karenanya sangat beralasan untuk dapat diterima dan dikabulkan seluruhnya.

Berdasarkan hal – hal sebagaimana yang telah diuraikan Penggugat diatas, maka PENGGUGAT memohon kiranya Yang Mulia Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara a quo, kiranya berkenan menjatuhkan putusan yang amarnya berbunyi sebagai berikut :

PRIMAIR1. Menerima dan mengabulkan gugatan PENGGUGAT untuk seluruhnya.

2. Menyatakan perbuatan TERGUGAT I yang menyuruh TERGUGAT II memasang Plang berupa Baliho dan mengklaim kalau OBJEK SENGKETA adalah milik dari TERGUGAT I adalah Perbuatan Melawan Hukum.

3. Menyatakan sah Akta Jual beli No. 170/2022, Akta Jual Beli No. 81/2022, Akta Jual beli No. 80/2022, Akta Jual beli No. 168/2022 dan Akta jual beli 169 yang dibuat oleh TESSAR BRANDY SOEWARNO, SH, M.Kn (TURUT TERGUGAT III).

4. menyatakan sah segala surat yang ada hubungan dengan bukti kepemilikan PENGGUGAT atas OBJEK SENGKETA yang dibuat oleh TURUT TERGUGAT V.

5. Menyatakan tanah OBJEK SENGKETA yang terletak di :

1) Tanah yang terletak di Mahawuniawuan kepolisian Talete Dua kecamatan Tomohon Tengah berdasarkan Jual Beli No. 170/2022 seluas 27.127 m² (dua puluh tujuh ribu seratus dua puluh tujuh meter persegi) yang PENGGUGAT beli dari Keluarga Besar Taroreh, dengan batas – batas :

Utara : Kel. SendukTimur : Pijoh RumondorSelatan : Kel. Mait, Kel. Taroreh & Kel. Pijoh RumondorBarat : Kel. Goliot

2) Tanah yang terletak di Mahawuniawuan kepolisian Talete Dua kecamatan Tomohon Tengah berdasarkan Jual Beli No. 81/2022 seluas 13.394 m² (tiga belas ribu tiga ratus sembilan puluh empat meter persegi) yang PENGGUGAT beli dari CORNELIA PIYOH, dengan batas – batas :

Utara : Hutan LindungTimur : Kel. PijohSelatan : Kel. Mait PontoanBarat : Kel. Taroreh

3) Tanah yang terletak di Mahawuniawuan kepolisian Talete Dua kecamatan Tomohon Tengah berdasarkan Jual Beli No. 80/2022 seluas 8.542 (delapan ribu lima ratus empat puluh dua meter persegi) yang PENGGUGAT beli dari CORNELIA PIYOH, dengan batas – batas :

Utara : Kel. Rauh TarorehTimur : Kel. Mait PontoanSelatan : Saluran Air, Kel. WajongBarat : Kel. Rauh Taroreh, Kel. Jhon Taroreh

4) Tanah yang terletak di Mahawuniawuan kepolisian Talete Dua kecamatan Tomohon Tengah berdasarkan Jual Beli No. 168/2022 seluas 3.272 m² (tiga ribu dua ratus tujuh puluh dua meter persegi) yang PENGGUGAT beli dari Keluarga Besar Taroreh, dengan batas – batas :

Utara : Kel. TarorehTimur : Kel. Pijoh Rumondor, Kel. Wajong – LumiSelatan : Kel. Pongai Barat : Kel. Mait

5) Tanah yang terletak di Mahawuniawuan kepolisian Talete Dua kecamatan Tomohon Tengah berdasarkan Jual Beli No. 169/2022 seluas 3.220 m² (tiga ribu dua ratus dua puluh meter persegi) yang PENGGUGAT beli dari Keluarga Pongai – Wowiling, dengan batas – batas :

Utara : Jhon Yang TarorehTimur : Kel. WajongSelatan : Kel. Pongoh RindenganBarat : Kel. Theo – Mait Adalah sah milik PENGGUGAT.

6. Menyatakan perbuatan TERGUGAT I yang menghalangi penerbitan sertipikat tanah milik PENGGUGAT adalah Perbuatan Melawan Hukum.

7. Memerintahkan TURUT TERGUGAT I untuk memproses permohonan PENGGUGAT untuk diterbitkan Sertipikat atas tanah PENGGUGAT sebagaimana telah diuraikan pada poin 5 (lima).

8. Menyatakan proyek pembangunan Taman Wisata di Objek Sengketa milik PENGGUGAT dapat dilanjutkan tanpa ada gangguan dari pihak manapun.

9. Menghukum TERGUGAT I dan TERGUGAT II untuk membongkar dan mengeluarkan plang / baliho di OBJEK SENGKETA dan melarang TERGUGAT I dan TERGUGAT II untuk memasuki atau beraktifitas dalam bentuk apapun di OBJEK SENGKETA.

10. Menghukum TERGUGAT I dan TERGUGAT II membayar/mengganti kerugian yang dialami oleh PENGGUGAT akibat Perbuatan Melawan Hukum yang dilakukan oleh TERGUGAT I dan TERGUGAT II berupa :

– Kerugian Materil Rp 1.000.000.000,- (satu miliar rupiah)– Kerugian Inmateril Rp 10.000.000.000,- (sepuluh miliar rupiah)Sehingga total kerugian yang harus dibayar yaitu Rp. 11.000.000.000,- (sebelas miliar rupiah), kerugian mana harus dibayar TERGUGAT I dan TERGUGAT II kepada PENGGUGAT secara tanggung renteng.

11. Menyatakan sah sita jaminan (conservatoir beslag) yang diletakkan atas harta benda milik TERGUGAT I dan TERGUGAT II.

12. Menghukkum TURUT TERGUGAT I, II, III, IV dan V untuk tunduk dan bertakluk atas putusan ini.

13. Menyatakan putusan ini dapat dijalankan secara serta merta (uitvoerbaar bij voorraad) walaupun ada upaya hukum verzet, banding atau kasasi.

14. Menyatakan TERGUGAT I, TERGUGAT II dan TERGUGAT III untuk membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara ini.Selain dan Selebihnya Penggugat Mohon Keadilan.

Sementara,  tergugat I dan III melalui kuasa hukumnya Rielen Pattiasina, B.Sc, SH dan Arief Ridho Wegitama, SH yang mintai tanggapan usai sidang menyatakan menolak semua saksi-saksi yang diajukan pengugat karena meyakini serifikat tanah itu milik keluarga kalalo.

“Pengugat mendalilkan kerugian mater Rp.1 Miliard tapi dari fakta persidangan tidak ada saksi satu lembar yang menerangkan ada kerugian materil .Harusnya gugatan pengugat di tolak,”tandas Arief. Sidang akan dilanjutkan dengan agenda putusan pada Kamis (02/11/2023).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *