Manado  

KPU Sulut Akui Ada Kesalahan, Djafar Alkatiri Tegaskan Segera Hentikan Rekap Itu

UpdateSulut.com,Manado – Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Djafar Alkatiri melakukan konferensi pers terkait dugaan adanya penggelembungan suara di Komisi pemilihan umum Sulawesi Utara, Jumat (16/2/24) di Kantor DPD Sulut, Tikala, Manado

Alkatiri yang masih tercatat sebagai anggota DPD RI saat ini, memaparkan temuan disejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah melebihi dari jumlah batas maksimal Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS

Salah satunya menyasar di TPS 003 Tonsewer Selatan Kabupaten Minahasa, dimana data KPU menunjukan Calon DPD Sulut Nomor urut 2, Andriana Dodokambey meraih 843 suara, disusul nomor urut 8, Stevanus Liow 502 suara, ditambah dengan calon lain hingga total suara di TPS tersebut mencapai 1485 suara.

Sementara dari data plano C1 di TPS itu, tercatat total pemilih sah, hanya 179 suara

“Rekap ini sangat bermasalah, dan bisa menuju pada tindakan manipulatif dan kemudian bisa berujung pada pidana, karena banyak data dari plano C1 yang sudah diakui anggota KPU itu sah, kemudian keadaan yang sudah direkap dari TPS yang sama, sebagaimana yang kita ketahui data yang masuk itu berbeda dengan plano C1 maupun yang dimiliki para saksi,” terang Alkatiri

“Bedanya tidak main – main, kecenderungan manipulatifnya sangat besar sekali, dimana 1 TPS bisa sampai 3 ribu lebih pemilih,”imbuhya

Diapun menyampaikan bahwa kesalahan rekapitulasi ini sudah di konfirmasi pihaknya di KPU.

“Telah diakui oleh KPU bahwa ini sebuah kesalahan, dan bagi kami ini juga bukan cuma kesalahan tapi ada unsur kesengajaan”tegas sang Senator

Akan hal itu, Alkatiri lebih dalam meminta, segera hentikan proses rekapitulasi yang sedang berjalan di KPU

“Atas nama pemilu yang Jurdil, segera menghentikan rekap ini, besok atau malam ini, karena itu sangat berbahaya dan itu sudah diakuo oleh KPU, sesuatu yang salah tidak boleh diteruskan,” pintahnya

“Kita akan melakukan apa saja agar tegaknya aturan Pemilu yang jurdil, jangan sampai ada ribuan masa ke KPU yang kita tidak inginkan sampai terjadi akumulasi semua partai dan akumulasi semua calon DPD, semua masanya kesana meminta pertanggungjawaban,”pungkasnya

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *