Remly Kandoli Pastikan DPRD Akan Mengawal Program 13 Unit RTLH Yang Dialokasikan Dinsos Di Mitra

DEPROV,UpdateSulut — Sebanyak 39 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dialokasikan pemprov sulut lewat Dinas Sosial pada APBD Perubahan 2026 ini.

Hal ini sebagaimana disampaikan Kadis Sosial Wanda Musu saat pembahasan antara Banggar dan TAPD, Selasa (15/9/26) siang.

Dalam pemaparannya, Wanda menjelaskan bahwa dari total 39 unit bantuan RTLH untuk tingkat provinsi tersebut, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) memperoleh alokasi sebanyak 13 unit rumah.

Alokasi bantuan tersebut mendapat perhatian khusus dari pihak legislatif. Anggota Banggar DPRD Sulut, Capt. Remly Kandoli, M.Mar, menegaskan bahwa dewan akan melakukan pengawasan melekat terhadap proses realisasi dan pembangunan 13 unit RTLH di Minahasa Tenggara agar berjalan transparan dan tepat sasaran.

“Kami akan melakukan pengawasan ketat terhadap pembangunan RTLH di Minahasa Tenggara. Pelaksanaannya harus jelas, tepat sasaran, dan penerimanya benar-benar masyarakat yang membutuhkan,” ujar Remly di sela-sela rapat pembahasan.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia  Perjuangan (PDI Perjuangan) yang duduk diKomisi III Bidang Pembangunan itu juga mengingatkan eksekutif agar tak mengulang catatan buruk program bantuan masa lalu.

Ia mewanti-wanti jangan sampai ada program yang tidak terealisasi sebagaimana dialami sejumlah anggota Banggar sebelumnya, yang berpotensi memperburuk citra pemerintah di mata publik.

“Saya pastikan akan kawal ini, saya tidak mau ada warga Mitra yang mengalami nasib sama dengan di daerah lain,” tandas Kakak kandung dari Bupati Mitra, Ronald Kandoli

Remly meminta Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) meningkatkan koordinasi dalam menentukan kelayakan calon penerima bantuan, termasuk mengakomodasi aspirasi masyarakat yang diserap oleh para anggota dewan.

Langkah pengawasan ketat ini dinilai krusial guna memastikan anggaran daerah yang dikucurkan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan, sekaligus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah di Sulawesi Utara.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *