MANADO,UpdateSulut — Ketua DPW PSI Sulut Melky Jakhin Pangemanan (MJP) menegaskan bahwa, partai PSI tegas menutup ruang bagi mantan narapidana korupsi untuk masuk di line up calon anggota legislatif (caleg) 2024.
Hal tersebut disampaikan MJP saat membuka secara langsung pendaftaran/rekrutmen calon anggota legislatif (caleg) se Sulut di semua tingkatan mulai dari DPRD kab/kota, provinsi dan DPR RI dapil Sulut, Kamis (22/12/22) kemarin, di Kantor DPW PSI Sulut.
“Catatan kami 2019, PSI satu-satunya partai yang tak calonkan mantan napi korupsi. Dari komitmen itu masih sama sampai sekarang. Kami tak akan pernah akomodir mantan napi korupsi untuk jadi caleg,” tegas MJP.
PSI juga kata MJP, tak akan mengakomodir mantan napi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Tak akan pernah dapat tempat di PSI. Stok orang baik masih banyak. Generasi muda banyak yang punya kepekaan dan semangat membangun serta memberdayakan kaum muda dan perempuan,” kata personil Komisi I DPRD Sulut ini.
MJP juga mengungkapkan, PSI juga merupakan satu-satunya parpol yang tidak memungut iuran pada anggota DPRD adalah PSI.
“Kenapa? Kita tahu ada hal lebih penting untuk dikerjakan oleh anggota DPRD dalam menjalankan tugasnya. Tapi beban kerjanya dinaikan dan tinggi. Harus hadir dan kerja untuk rakyat,” tandas MJP.












