Manado  

Kembangkan Kreatifitas dan Sinergitas Dengan Program Pemerintah Dibidang Seni, Iven Eighties Nineties Mucisian Sukses Digelar

MANADO,UpdateSulut — Gelaran iven Eighties Nineties Mucisian sukses digelar. Iven yang dilaksanakan di Duetto untuk press confress, Corner 52 dan New Makatana Cafe selama 3 hari tersebut berhasil menyita perhatian masyarakat pecinta music di tanah nyiur melambai ini.

Dikatakan manajemen kegiatan Ebby Karmite, iven Eighties Nineties Mucisian ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas sehingga bisa bersinergi dengan program-program pemerintah serta saling membangun hubungan antar musisi musisi.

Iven yang dihadiri oleh para musisi tanah air yang merupakan putra daerah nyiur melambai seperti, Yoyo BassMan Ex Basist Bayou Band (Putra Tomohon), Ferry F.H.K Salah satu drummer terbaik Indonesia (Putra Gorontalo), Frangky Runtu atau dikenal dengan Angky ceckcok (Putra Tomohon) yang sudah lama menetap di California, Amerika, Dino Rondo (Putra Tomohon) yang sudah menetap di Jakarta, serta Reney Timboeleng dan Kief ( vokalis karikatur) ini mendapat dukungan langsung dari bung Ventje Makatana dimana pada akhir Event dilangsungkan di New Makatana Cafe n Resto di Kota Tomohon.

Kepada wartawan, Sabtu (27/8/22) siang, Ebby menjelaskan latar belakang tercetusnya Eighties Nineties Mucisian, dimana Eighties Nineties Mucisian ini sendiri merupakan komunitas anak-anak band di Manado yang mulai bermunculan di awal 80an dengan maraknya Musik Kampus & Festival band disaat itu.

“Ini untuk mengakomodir kembali teman-teman semua yang kemudian dilanjutkan dengan cita-cita apa yang ada di masing-masing anggota untuk menaikan kembali nama-nama besar band yang pernah berkiprah di tahun 80-90. Eighties Nineties Musician diharapkan dapat mengangkat kembali nama besar band yang pernah aktif di tahun 80-90 yang sangat berpengaruh besar dalam memajukan kualitas musik dan musikus di Sulut umumnya dan Manado khususnya,” jelasnya.

Disisi lain, salah satu musisi senior Didi Daendels dari Tong Romba mengatakan, berangkat dari latar belakang tersebut, komunitas melaksanakan 3 event sekaligus di bulan Agustus ini, mulai acara talk show di Duetto pada tanggal 18 Agustus 2022, kemudian dilanjutkan dengan event show musik Meet & Greet Musician Eighties Nineties di Corner 52 pada tanggal 20 Agustus 2022, dan diakhiri dengan Event Tribute 4 Eighties Nineties Musician yang berlangsung di Makatana Cafe Tomohon, pada tanggal 23 Agustus 2022.

“Tapi ini bukan berakhir sampai disitu saja, tapi ini merupakan awal dari kebangkitan dari musisi-musisi yang tergabung dalam Eighties Nineties Musician, dimana untuk selanjutnya kami sudah 1-2 lagi kedepannya, khususnya di bulan November nanti, eventnya seperti apa, tunggu mainnya ya,” kata Didi

Sementara itu, Firja Ma’ruf yang juga salah satu manajamen musisi lokal era 90an mengungkapkan, pelaksanaan event ini dilaksanakan secara spontanitas dimana penganggarannya sendiri dikumpulkan dari beberapa musisi yang peduli terhadap musik di tanah air. Dan Danny Sondakh juga turut berkontribusi dengan peralatan dan sound system’ dari DSP ( Danny Sondakh Production)

“Dalam hal ini kami membuat acara ini dengan modal spontanitas dari beberapa orang yang peduli terhadap musik di tanah air. Diantara Frangki Runtu yang sudah hampir 22 tahun tinggal di California. Dia juga sangat memberi sumbangsih. Selain itu dia juga seorang mantan vokalis pada zamannya. Pada event tersebut juga dia menyumbangkan lagu lewat live streaming dari California dengan diiringi Band Cause Lampoe dari Manado,” ungkapnya.

Diakui pihak manajemen, meski pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara alakadarnya dimana persiapannya juga bisa dikatakan sangat minim/premature, akan tetapi pelaksanaan iven ini juga memberi dampak multiplayer effect khususnya di tempat pelaksanaan event tersebut.

“Ternyata animo dari masyarakat itu sangat besar dengan kegiatan kita yang terbilang alakadarnya ini dimana persiapannya yang sangat minim/premature ternyata pusat hiburan seperti Corner 52 yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan ini juga mengakui, dari sekian banyak mereka melakukan event kali ini yang paling berhasil karena sebagai tempat pelaksanaan dimana juga menyediakan makanan dan minuman mengaku terkena imbas atau multiplayer effectv sampai air mineral sold out. Kemudian berlangsung dengan sangat tertib,” akunya

Atas keberhasilan iven tersebut ditambahkan Frangky Runtu, kedepan pihaknya akan melaksanakan kembali event yang serupa yang bertaraf nasional.

“Makanya karena ini bisa dikatakan berhasil kita rencananya akan membuat event dengan berskala nasional yang lebih besar lagi mendatangkan beberapa artis dan groupband dari pusat yang salah satu personilnya ada berdarah nyiur melambai. Yang rencananya  dibulan november. Dan dengan itu sangat berharap bisa menjalin kerjasama dengan pemerintah Sulut maupun kabupaten/kota serta para legislativ yang juga ada beberapa kita tahu adalah seorang musisi pada era 80-90an,” tandasnya.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *