MANADO,UpdateSulut — Dunia Pendidikan Islam Sulut patut berbangga berkat bertambahnya para guru besar Islam di provinsi nyiur melambai.
Sabtu (27/01) pagi tadi, empat guru dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado resmi dikukuhkan sebagai guru besar lewat Sidang Senat Terbuka dalam rangka Pengukuhan Guru Besar IAIN Manado.
Adalah Prof Dr Muhammad Idris sebagai guru besar Ilmu Pendidikan Islam, Prof Dr Rosdalina sebagai guru besar Ilmu Kepaniteraan dan Juru Sita, Prof Dr Ahmad Rajafi sebagai guru besar Ilmu Hukum Islam, serta Prof Dr Nasrudin Jusuf sebagai guru besar Ilmu Hukum Islam.
Keempatnya dikukuhkan sebagai guru besar oleh Dirjen Pendis Kemenag RI Prof Dr Muhammad Ali Ramdhani.
Dalam sambutannya, Muhammad Ali memberikan ucapan selamat kepada mereka yang telah dikukuhkan.
“Orang hebat memiliki dua ciri. Pertama orang yang selalu mendahului dan mengutamakan akhlak melebihi ilmu. Kedua, orang yang hebat berasal dari orang yang mempersembahkan kehebatannya untuk orang tua dan orang-orang terdekat serta tersayang,” katanya.
Sementara itu, Prof Dr Muhammad Idris yang dikukuhkan sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Pendidikan Islam mengatakan ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diaplikasikan di masyarakat.
“Dan juga kita harus menerima sebuah kritik demi perubahan untuk menjadi lebih baik,” kata Muhammad Idris yang juga sebagai Ketua BTM Masjid Qordova Malendeng ini.
Selain itu, dia juga menjelaskan pentingnya keluar dari rasa nyaman.
“Jangan hanya jago kandang, sekali-kali mengajarlah di kuar kandang. Lingkungan yang baru membuat kita merasakan suasana yang berbeda, mahasiswanya beda, pemikiran yang berbeda menjadi tantangan tersendiri bagi kita,” tuturnya.
Diapun berpesan, lakukanlah kebaikan mulai dari dalam diri kita.
“Mulailah didalam diri kita untuk melakukan kebaikan dan kemajuan agar kelak dapat melakukan kebaikan dan kemajuan pada sesama dan Islam kedepan,” tutup dia.
Anggawirya














