UpdateSulut.com,MANADO – Pasca tragedi kebakaran (23/11) yang melanda Kelurahan Wonasa Kecamatan Singkil – Manado beberapa waktu yang lalu tentunya meninggalkan beragam kerugian baik material maupun non material
kebakaran yang diketahui memakan korban 14 bangunan, yakni 12 unit rumah, 1 gedung sekolah, 1 kost – kosan, (tidak ada korban jiwa) diperkirakan mengalami total kerugian miliaran Rupiah
Sejak peristiwa kebakaran itu terjadi hingga saat ini, pemerintah Kota Manado dibawah kepemimpinan AARS telah mengambil langkah penanggulangan terhadap warga terdampak kebakaran.
Disebutkan Lurah Kelurahan Wonasa, Frangky Sou, Dinas Damkar Kota Manado saat kejadian cepat bereaksi dan bekerja profesional.

“Respon cepat dan totalitas Damkar Manado saya apresiasi, saat itu cepat turun ke lokasi kejadian langsung melingkari titik api, kalau tidak api bisa lebih meluas,” Terang Lurah Wonasa saat ditemui wartawan ( 7/12) diruang kerjanya.
Sementara itu, proses penanggulangan warga terdampak terus dilakukan Pemkot Manado melalui kolaborasi Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
“Pos dan tenda – tenda darurat dari pemkot Manado hari itu juga didirikan, penanggulan darurat oleh pemkot Manado pasca musibah itu terjadi,” Jelas Sou
Bukan hanya itu, atensi serta tanggungjawab Pemkot Manado datang dalam bentuk bantuan pangan dan perlengkapan rumahtangga
“Sejauh ini Pemkot telah mengalokasikan bantuan material dan non material berupa bahan makanan, sembako, peralatan dapur, perlengkapan tidur, dan kebutuhan rumah tangga lainnya, kiranya bantuan ini, minimal sedikit meringankan beban moral derita korban terdampak kebakaran,” tambah Lurah yang dikenal familiar dengan warganya itu
Bahkan, keluhan sejumlah warga terdampak terkait dokumen kependudukan yang terbakar dilahap si jago merah, langsung direspon cepat pihak Pemkot Manado

“Sebagian besar warga korban kebakaran sudah mendapatkan ganti dokumen penduduk baik itu KTP, KK, Akte Kelahiran dan berkas penting lain, sudah menjadi skala prioritas pasca terjadinya musibah, besar harapan seraya berdoa semoga masyarakat bisa iklas menghadapi musibah ini, tidak trauma lagi sehingga bisa bangkit kembali, dan Insha Allah dapat melanjutkan kembali aktivitas sehari – hari dengan normal kembali,”pungkasnya. (AFH)












