MINSEL,UpdateSulut — Perhatian serius terhadap dunia kesehatan terus menjadi fokus utama dari Ketua Komisi IX DPR RI Felly E Runtuwene (FER). Hal ini dibuktikan FER saat melakukan kunjungan di tujuh wilayah di kabupaten Minahasa Selatan.
Di tujuh wilayah tersebut antara lain, Desa Toyopon, Puwalutan, Modoinding, Tompaso Baru, Maesaan, Poopo, Amurang, Politisi Nasdem ini menemui sekira 3.708 warga guna melakukan sosialisasi Komunikasi informasi edukasi obat dan makanan aman bersama BB POM Manado, Kementerian Kesehatan terkait Sosilisasi Antisipasi Penyebaran Penyakit Infeksi Emerging serta BPJS soal Sosialisasi Program JKN-KIS.

Bertemu dengan ribuan masyarakat, Srkandi cantik Partai NaDem yang kembali bertarung untuk Pileg DPR RI dapil Sulut ini melakukan sosialisasi soal edukasi obat dan makanan aman menghimbau agar masyarakat ketika mengkomsumsi obat memperhatikan logo obat.
“Kita harus memperhatikan logo obat yang di jual bebas, obat mengunakan resep dokter, memperhatikan nomor izin edar, kadaluarsanya, indikasinya, aturan pakai, perhatikan efek samping, ” beber FER.
Mantan Anggota DPRD Sulut dua periode ini, mengungkapkan hal yang tak kalah pentingnya yakni mengenali jenis obat obatan Nappsa atau narkotika, psykotropika.

“Kita juga harus membeli obat di sarana pelayanan kesehatan/kefarmasian resmi, beli obat harus menggunakan resep dokter, pembelian obat secara online pada sarana yg memiliki izin penyelenggara elektronik farmasi, ” kata Caleg NasDem DPR RI dapil Sulut nomor urut 5 ini dihadapan masyarakat.
Disisi lain terkait untuk BPJS Kesehatan khususnya Program JKN-KIS, FER sapaan akrabnya memaparkan soal besarnya anggaran yang ditandatanganinya untuk JKN-KIS.
“Di Sulut jumlah penduduk sekira 2,7 juta jiwa, kami perjuangkan untuk program KIS ada sekira 9.000 jiwa, sisanya tentunya menjadi tanggungjawab dari Pemerintah yang ada di Kabupaten/Kota,” papar putri Minsel ini.
Untuk Sosilisasi Antisipasi Penyebaran Penyakit Infeksi Emerging Felly Runtuwene didampingi dr Irawati dari kementerian kesehatan.
Dari pantauan wartawan di Toyopon ada 250 orang mendengarkan sosialisasi Felly Runtuwene bersama BB POM, Puwalutan 520 orang masih sama dengan BB POM, Modoinding 600 orang bersama Kemenkes, Tompaso Sharon 300 orang BPJS Kesehatan, Maesaan 600 orang Kemenkes, Poopo 508 orang BBPOM, Amurang 300 orang BPJS Kesehatan













