Manado, UpdateSulut.com – Stafsus Gubernur Sulawesi Utara bidang Ekonomi Firasat Mokodompit berharap diresmikannya Pasar Blante atau pasar barter hewan ternak sapi di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara sebagai tonggak kebangkitan ekonomi kerakyatan bagi peternak.
Selain itu, Firasat Mokodompit berharap Pasar Blante Tompaso bisa dijadikan objek wisata bulanan untuk mengikuti aktifitas pasar.
“Karena banyak sektor yang akan meningkatkan ekonomi di sana. Karena ada proses barter, kemudian jika jadi objek wisata, otomatis akan hadir gerai-gerai atau kedai kecil yang menjajakan makanan. Otomatis ekonomi warga di sekitar bisa terdampak,” kata Firasat.
Diketahui, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey melalui Sekretaris Provinsi Gammy Kawatu dalam pembukaan Pasar Blante menekankan pasar blante dijadikan media pemersatu sekaligus jadikan objek ekonomi rakyat yang bisa tingkatkan Kesejahteraan rakyat.
“Gubernur memberi apresiasi gagasan pak Ferry Wowor sebagai Tokoh masyarakat Tompaso yang sangat berperan mengembangkan kembali pasar blante, tradisi masa lalu yang msh relevan untuk dikembangkan,” ujarnya.
Selain diresmikan, dalam kesempatan tersebut juga digelar kontes sapi.
Kepala Dinas Pertanian Sulut Novly Wowiling, selaku tim penilai kontes sapi mengumumkan hasil penilaian dengan juara pertama mendapatkan piala, piagam, uang tunai Rp5 juta yang diserahkan langsung Stafsus Bidang Ekonomi Firasat Mokodompit, SE.
Kontes Sapi pasar blante Tompaso diikuti sekitar 64 ekor sapi dengan 5 kategori yakni kategori jantan bibit, betina bibit, betina padat, ekstrim dam exsotis yang datang dari berbagai kabupaten dan kota se-Sulut. (Rds)












