Bakal Diresmikan Presiden Jokowi, Berty Kapojos Sebut Bendungan Kuwil Memberikan Pengaruh Besar Diberbagai Sektor

Foto : Ketua Komisi III DPRD Sulut, BERTY KAPOJOS, saat diwawancarai oleh wartawan, Senin (16/1/23) siang, di ruang kerjanya
Foto : Ketua Komisi III DPRD Sulut, BERTY KAPOJOS, saat diwawancarai oleh wartawan, Senin (16/1/23) siang, di ruang kerjanya

DEPROV,UpdateSulut — Sejumlah agenda kerja bakal dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di tanah Nyiur Melambai, salah satunya diantaranya yakni meresmikan bendungan Kuwil yang terletak di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Terkait kedatangan Presiden Jokowi tersebut, Ketua Komisi III DPRD Sulut yang membidangi infrastruktur Berty Kapojos saat dimjntai tanggapanya mengungkapkan, dengan selesainya pembangunan Bendungan Kuwil dan akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo maka akan memberi jawaban atas apa yang menjadi harapan masyarakat Sulawesi Utara dari program pembangunan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw.

Menurutnya dengan beroperasinya bendungan Kuwil ini membuktikan jika program Super Prioritas pengembangan Kawasan Pariwisata Nasional di Sulut sudah dimulai dan akan menjadi satu kebanggaan.

” Perlu ada langkah edukasi kepada masyarakat sekitar lokasi pariwisata agar siap dan dapat berperan aktif menyambut datangnya kunjungan wisatawan, seperti halnya masyarakat Bali yang kini menjadi pelaku pariwisata yang handal,” ungkap Kapojos kepada sejumlah awak media, Senin (16/1/23) siang, di ruang kerjanya.

Lebih lanjut, politisi PDIP ini pula menjelaskan, keberadaan bendungan kuwil juga hendaknya dapat memberi Multiplier effect dimana peningkatan pendapatan dan konsumsi positif bagi masyarakat tidak hanya disekitar lokasi bendungan tetapi juga bagi masyarakat Sulut yang ada di Kota Bitung dan Kota Manado.

” Kiranya terjadi peningkatan kegiatan ekonomi yang berdampak baik bagi masyarakat,” jelas Kapojos.

Diketahui Bendungan Kuwil Kawangkoan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun sejak Agustus tahun 2016 dan telah selesai pembangunan fisik pada tahun 2022. berlokasi di Desa Kuwil, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara diatas lahan seluas 281,8 hektare yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR dibagi dalam tiga paket kegiatan dengan total anggaran Rp1, 7 Triliun untuk mengatasi bencana banjir serta penyedia air baku di kota Manado.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *