30 Persen Korban KM Barcelona Yang di Rawat Di RS Tidak Terdaftar di Manifest dan Tidak Tercover Asuransi. Jems Tuuk Minta APH Usut Tuntas

Foto : Legislator Sulut Ir. Julius Jems Tuuk saat diwawancarai oleh wartawan, di ruang kerjanya, Selasa (24/1/23) siang.
Foto : Legislator Sulut Ir. Julius Jems Tuuk saat diwawancarai oleh wartawan, di ruang kerjanya, Selasa (24/1/23) siang.

MANADO,UpdateSulut — Peristiwa terbakarnya KM Barcelona 5 di Perairan Talise, Minut, Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (20/7/2025) lalu, hingga kini masih terus diselidiki.

Penyelidikan bahkan dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap para anak buah kapal (ABK) hingga nahkoda KM Barcelona 5A.

Hingga saat ini data manifest penumpang masih simpang siur.Berdasar data Ditpolairud Polda Sulut, manifest penumpang saat keluar dari pelabuhan di Talaud sekira 200an.

Sementara usai peristiwa nahas itu terjadi, Ditpolairud mendata ada sekira 599 penumpang dari kapal tersebut.

Diketahui sejauh ini, ada sekira 13 orang ABK termasuk Nahkoda KM Barcelona 5A yang diperiksa sebagai saksi.

Terkait hal tersebut, Direktur LSM P3NU Sulut Ir. Julius Jems Tuuk meminta pihak aparat penegak hukum untuk melakukan penyidikan dan penyelidikan secara menyeluruh.

Menurut Tuuk, korban yang mengalami luka akibat peristiwa tersebut hingga kini masih di rawat di RS dr. Marie Thomas ex ODSK

“Bahwa pasien korban Barcelona 5 yang masuk RS dr. Marie Thomas ex ODSK 30% tidak terdaftar dalam manifest penumpang,” kata Tuuk.

Dampaknya kata Tuuk, para korban tidak dicover oleh asuransi.

“Dampaknya mereka tidak dibayar Asuransi

Pada akhirnya semua biaya di tanggung Pemerintah. Saya meminta APH masuk penyelidikan dan penyidikan. Mengapa ini terjadi,” tandas Tuuk.

Diketahui KM Barcelona 5 rute Manado-Talaud, Sulawesi Utara, Minggu (20/7/2025) pukul 12.00 WITA terbakar.

Sebelumnya, KM Barcelona 5 berlayar dari Pelabuhan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, menuju Pelabuhan Manado, Minggu (20/7/2025) dini hari.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *