Reses Di Boltim, Nursiwin Dunggio Terima Aspirasi Soal Infrastruktur dan Permohonan Bantuan Bibit Ternak Sapi

BOLTIM,UpdateSulut — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Daerah Pemilihan Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Nursiwin Yunus Dunggio, melaksanakan kegiatan masa reses II tahun 2022 dibeberapa wilayah di Kabupaten Boltim.

Kepada media updatesulut.com, Sabtu (6/8/22) pagi, personil yang duduk di Komisi II ini mengungkapkan pelaksanaan reses kali ini dilaksanakan di beberapa titik diantaranya, Desa Tobongon, Desa Modayag II dan III, dan Desa Moyongkota.

Dijelaskan Nursiwin, dari hasil pelaksanaan reses tersebut aspirasi yang paling dominan disampaikan oleh masyarakat adalah mengenai pembangunan infrastrukrur jalan, permohonan bantuan bibi ternak sapi serta, permohonan bantuan alat pertanian.

“Reses di Desa Tobongon pada tanggal 2 Agustus 2022, kami diterima langsung oleh sangadi Muhammad Ilyas, dengan aspirasi mengenai bantuan budidaya ternak sapi bagi kelompok ternak Lomboit dan bantuan pembuatan pagar untuk SMK N Tobongon,” kata Nursiwin.

Lanjut politisi PAN ini, reses pada tanggal 3 Agustus 2022 di Desa Modayag diterima sangadi Hariyanto Mamonto dengan permohonan pembuatan jalan paving blok di daerah pemukiman masyarakat yang terletak di dusun VII dan IX desa Modayag III yang panjangnya sekira 1000 meter.

” Desa Modayag II, kami diterima oleh sangadi Sarini Paputungan, dengan aspirasi permohonan pelebaran dan pengaspalan jalan yang berada di antara dusun I dan IV  sekitar 486 meter dan permohonan pembuatan jalan paving block dengan ukuran 2×200 M sudah dalam bentuk proposal,” jelasnya lagi.

Sementara untuk Desa Moyongkota yang dilaksanakan pada tanggal 6 Agustus 2022 diterima oleh sangadi Husain Embo.

“Permohonan mesin paras, permohonan pengadaan traktor dan permohonan pembuatan pagar mesjid,” tambahnya.

Menindaklanjuti hasil reses tersebut, personil Fraksi Nyiur Melambai DPRD Sulut ini mengatakan, aspirasi yang masuk akan disampaikan dalam rapat paripurna.

“Aspirasi yang masuk akan disampaikan pada saat rapat paripurna. Selain itu juga akan dimasukan dalam SIPD atau lewat pokok pokok pikiran (Pokir) anggota dewan,” kata Nursiwin.

Aspirasi yang masuk juga diungkapkan Nursiwin akan dipilah, mana yang menjadi kewenangan daerah dan mana yang menjadi kewenangan provinsi.

“Tentunya, aspirasi yang disampaikan oleh warga akan ditinjau lagi mana yang kewenangan provinsi dan mana yang menjadi kewenangan kabupaten,” kuncinya.

Dalam pelaksanaan reses kali ini, Nursiwin Dunggio didampingi staf dari Sekretariat Dewan Pricilia Langoy dan Peggy Rindengan.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *