Dirongrong Pergerakan Inskontitusional, Demokrat Sulut Bergerak Serentak

MANADO,UpdateSulut — Adanya pergerakan gangguan ditubuh kepengurusan DPP Partai Demokrat yang dipimpim oleh Ketua Umum (Ketum) Agus Harimurti Yudhoyono, DPD Partai Demokrat Sulut secara serentak bersama pengurus DPC Kabupaten/Kota bergerak menuju ke Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, PTUN dan ke kanwil Kemenkumham provinsi Sulut.

Kepada sejumlah wartawan, dikatakan Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulut, Billy Lombok SH MAP, aksi tersebut merupakan instruksi langsung dari ketua umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada seluruh DPD Partai Demokrat yang ada di indonesia.

“Tidak hanya di Sulut, tapi di seluruh Indonesia, Partai Demokrat bergerak,” kata wakil ketua DPRD Sulut ini. Billy Lombok SH MAP juga menjelaskan, hal ini dilakukan karena masih ada pergerakan secara inkonstitusional partai untuk menyerang kepengurusan yang sah yang dilakukan oleh gerakan pengambil alihan kekuasaan yang dikomandoi oleh Moeldoko yang merupakan sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

“Ini dilakukan menjelang tahun politik. Dimana demokrat sedang berusaha konsolidasi diri memenangkan pemilu, memperjuangkan kader-kadernya, mendengarkan aspirasi masyarakat. Kami sudah mendengar berbagai aspirasi DPC bahwa ini harus dilawan dan dilaporkan. Negara harus hadir. Dan seluruh kader akan tampil di semua tingkatan hukum di Sulut untuk meminta agar negara hadir, memberikan perlindungan hukum menempatkan demokrat sebaik-baiknya dalam bentuk martabat partai,”jelas Billy didampingi Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sulut, Henry Walukow.

“Sudah 16 persidangan dilalui dan mereka (Moeldoko) selalu kalah. Dan ini kembali dilakukan mereka melalui Peninjauan Kembali di Mahkamah Agung,”tambah Billy.

Ratusan pengurus partai Demokrat mendatangi Kantor pengadilan negeri manado dan pengadilan tinggi untuk sampaikan aspirasi. Kemudian rombongan tim bintang mercy menuju kantor PTUN dan kantor perwakilan Kemenkumham.

Selain itu, Kader Partai berlambang Bintang mercy ini menyampaikan aspirasi terkait Pekerja Migran Asal Sulut agar mendapat perhatian dan masalah Piala Dunia U-20, sekiranya bisa membedakan antara Olahraga dan Politik.
Kepala Kantor Kemenkumham Sulut, Ronald Lumbuun yang menerima langsung pengurus Partai Demokrat menyampaikan bahwa pihaknya akan meneruskan aspirasi tersebut.

“Sama seperti tahun yang lalu, kami juga akan teruskan aspirasi ini di pusat melalui bidang AHU. kami juga akui bahwa provinsi Sulut adalah laboratorium kerukunan yang harus dan terus kita jaga. terkait PMI, Kami sudah dapat laporannya,” tandas Lumbuun.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *