Terima Massa Aksi, Ini Yang disampaikan Louis Schramm dan Henry Walukouw

DEPROV,UpdateSulut — Memperingati Hakordia 2025, Sejumlah LSM yang tergabung dalam Koalisi LSM Anti Korupsi melakukan aksi di DPRD Sulawesi Utara, Selasa, (9/12/25) kemarin.

Massa aksi kemudian kemudian melakukan orasi di depan gedung DPRD Sulawesi Utara dan diterima oleh para wakil rakyat.

Tuntuan masa aksi langsung direspons oleh wakil rakyat Louis Schramm dan Henry Walukouw. Menurut Schramm, DPRD Sulut dalam politik anggaran sudah melaksanakan pembahasan secara transparan dan terbuka.

“Apa yang disampaikan tadi kami akan tunggu karena kami di DPRD membahas politik anggaran secara transparan tidak pungli pungli, setiap pembahasan dkliput secara terbuka oleh pers dan masyarakat,” kata Schramm.

Sementara terkait tuntuan soal pertambangan wakil rakyat Henry Walukouw mengatakan, sebagai ketua pansus RTRW dirinya menyampaikan bahwa ranperda RTRW ada sekitar 200an blok yang sudah dijadikan wilayah tambang rakyat 20 tahun kedepan.

“Di tahun ini atas usaha pak gubernur 30 blok sudah direstui oleh kementerian dan sementara berproses. Dan saat ini kami baru saja membahas tentang iuran pertambangan rakyat dimana kami berusaha agar serendah mungkin iuran ini untuk kesejahteraan masyarakat,” jelas Walukouw.

Disampaikan Walukouw juga, pihaknya akan tetap berjuang maksimal demi kepentingan rakyat karena dirinya sadar bahwa dieinya hanya pekerja rakyat.

“Kalau kami tidak bekerja dengan baik pasti tidak akan dipilih kembali. Satu permintaan saya selalu support kami, kami juga mau katakan bahwa masih banyak anggota dewan yang jujur, dewan yang mau berjuang bagi masyarakat sulut,” tandasnya.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *