DEPROV,UpdateSulut — Personil Pansus LKPJ Gubernur Tahun 2022 Ir Julius Jems Tuuk menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulut dengan anggaran 1,2 triliun tidak memiliki prestasi signifikan terhadap pendidikan di Sulut.
Hal tersebut disampaikan Tuuk saat Pansus LKPJ melaksanakan pembahasan, Selasa (11/4/23) siang.
“Dinas pendidikan dialokasikan anggaran 1,2 triliun tapi yang terealisasi adalah 1,1 triuliun atau 89,5 persen masih ada sisa angggaran 326 M. Dengan anggaran 1,2 triliun anda tidak memiliki prestasi,” tegas Tuuk
Menurut politisi dapil BMR ini, sebagai bahan evaluasi ada persoalan SMK Negeri 1 yang harusnya persoalan ini cepat ditangkap, diorganisir kemudian dinonaktifkan sementara kepala sekolahnya kemudian inspektorat baru masuk.
“Nah ini pembelajaran bagi pak sekprov kemudian diknas kedepan bahwa, orang orang yang bermasalah disingkirkan dulu bukan dibuang, karena belum tentu yang kita protes itu benar, diuji terlebih dahulu sekalipun saya memiliki data data dimana saya memiliki segudang data dan masihbanyak menurut saya data yang bisa membawa oknum diknas kemeja hijau,” bebernya.
Politisi PDIP ini juga mengingatkan kepada kepala dinasagar selalu cepat tanggap terkait persoalan yang muncul dilapangan karena seorang leader yang benar adalah ketika ada masalah sayalah yang bertanggung jawab terhadap persoalan tersebut.












