MANADO,UpdateSulut — SAP-Growth & Energy dengan pihak Yayasan Mapalus Matuari Minaesa (ITM dan Pabrik Gula Aren Masarang) yang diwakili oleh Rektor ITM Dr. Ir. Herdyanto Lantemona M.S serta MOU dengan Badan Litbang Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang di tanda tangani langsung oleh Kepala Balitbangda Provinsi Sulut dr. Jemmy Lampus secara berturut-turut telah menandatangani MOU. Jumat (22-23/4/22) pekan lalu.
Dalam kesempatan tersebut, pihak SAP-G yang di wakili oleh Dr. Grace Sumbung, SE., M.Si. mengawali dengan FGD antara pihak pihak terkait, membahas Pengembangan potensi Nira (aren) di Sulawesi Utara dengan meningkatkan mutu produk yang sudah ada saat ini, tetapi juga menciptakan inovasi baru dengan memanfaatkan limbah/residu dari proses pembuatan gula aren di Pabrik Aren Masarang, serta membantu mengajarkan teknologi alat bantu produksi tepat guna bagi para Mahasiswa yang akan ikut dlm kegiatan ini sebagai salah satu program dalam Kampus Merdeka.

Adapun hasil Riset ini akan bermuara ke Raw Material terbarukan untuk kebutuhan farmasi, Minuman antioksidan dan kaya serat serta bahan aktif untuk Produk kecantikan yang akan di manfaatkan oleh pihak Farmasi dan industri kosmetika.
FGD ini menjadi sangat menarik karena Nira( aren) ini adalah produk lokal yang sangat melimpah produksinya di Sulawesi Utara .
Pasca MOU dilanjutkan ke rencana aksi implemantasi dari MOU ini .
Pada forum yang sama turut disampaikan secara singkat tentang BSPJI Manado, beberapa hasil riset unggulan dan pendampingan untuk UMKM (Kemenperind) oleh Dr. Grace Sumbung.
Semoga kerjasama ini akan membawa Sulut semakin dikenal oleh dunia, sebagai aktualisasi SULUT HEBAT .
Turut hadir pada penandatangana MOU tersebut Prof. Julius Pontoh sebagai tim ahli dari ITM yang telah lama meneliti tentang Nira. Prof. Surisyono Surijatmodjo sebagai Inventor, Komisaris SAP-Growth&Energy serta sebagai Dewan Pakar Nawacita. Mr.William Smits sebagai dewan pembina dan pengawas Yayasan Mapalus Matuari Minaesa. (RaKa)












