DEPROV,UpdateSulut — Dedikasi sebagai perwakilan rakyat ditunjukkan oleh Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dari Fraksi PDI Perjuangan, Jeane Laluyan, SE pagi ini. Meski hujan mengguyur kota Manado sejak pukul 07.30 WITA, langkah kaki Jeane yang merupakan singa podium untuk menemui warga yang membutuhkan tidak terhenti, Senin, 16 Maret 2026.
Kegiatan turun lapangan ini dilakukan di tiga titik berbeda sebagai bentuk implementasi nyata dari instruksi partai untuk selalu berada di tengah-tengah masyarakat.
Titik pertama kunjungan dimulai dengan melayat ke rumah duka Keluarga Masahalimbe-Soleba atas berpulangnya Bapak Alex. Keluarga tersebut diketahui masuk dalam kategori kurang mampu dan telah mendapatkan perhatian serta bantuan dari Pemerintah Kota.
”Sebagai bentuk empati dan tanggung jawab moral, saya hadir untuk memberikan penguatan sekaligus menyalurkan bantuan tambahan bagi keluarga. Kita harus memastikan kehadiran negara dan perwakilannya dirasakan saat warga sedang berduka,” ujar anggota Komisi II DPRD Sulut ini.
Perjalanan berlanjut ke kediaman seorang ibu lansia berusia 79 tahun yang baru saja kehilangan suaminya sepekan lalu. Menariknya, dalam pertemuan tersebut, sang “Oma” menunjukkan ketegaran luar biasa yang di luar prediksi.
”Beliau masih terlihat sangat kuat dan sehat. Kami bercerita hingga tertawa bersama. Semangat dan ketegaran Oma ini benar-benar menjadi inspirasi bagi kaum perempuan untuk tetap kokoh menghadapi cobaan hidup,” tuturnya.
Kunjungan ketiga menyasar sebuah hunian yang kondisinya sangat tidak representatif. Warga yang dikunjungi diketahui hanya menumpang di tanah milik orang lain. Dalam dialog yang berlangsung akrab, terungkap sebuah cerita haru mengenai solidaritas antar tetangga.
Saat ditanya mengenai akses air dan listrik, warga tersebut mengaku dibantu oleh tetangganya yang bernama dr. Ronald Ottay. Nama tersebut ternyata tidak asing, dan setelah dikonfirmasi melalui telepon, dokter tersebut merupakan teman SMA sang Anggota DPRD.
”Saya sempat kaget dan terharu. Ternyata sahabat lama saya yang membantu beliau selama ini. Terima kasih sahabatku sudah peduli pada sesama,” ungkapnya dengan nada emosional.
Komitmen Sebagai Petugas Partai
Menutup rangkaian kunjungan tersebut, ditegaskan bahwa aksi turun ke lapangan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan perintah ideologis partai.
”Saya adalah petugas partai. Instruksi utama partai adalah turun ke masyarakat dan melihat langsung kondisi di bawah. Semampu yang kami bisa, kami akan selalu mengusahakan yang terbaik bagi rakyat. Tuhan memberkati torang samua,” pungkasnya.












